Kisah dari Seorang Sahabat From Lampung Vs. Bandung
USIA, KELUARGA DAN KEBIMBANGAN
Kalo berbicara dengan Usia, saati ini saya harus memikirka untuk serius. Serius dalam bertindak, berbicara, dan serius dalam mencari dan menentukan tentang "Wedding and Wife"
tapi, keluarga khususnya orang tua seperti belum meghendaki, menyetujuiku untuk itu*), jika ditanya yang pasti sudah mengijinkan, tapi dari tanggapan sikap dan raut wajahnya berkata lain.
Seolah-olah belum merestui. Itu terlihat ketika aku memiliki pacar dan ketika aku sering keluar malam dengan penampilan rapih.
Di usiaku yang sudah cukup untuk menikah ini, orang tuaku (Ibu) tidak pernah bertanya "Kapan mau menikah?" Cepet cari Istri karna usiamu sudah cukup"
Ibuku hanya bilang "KALAU MENCARI ISTRI HARUS ORANG JAWA*) Itu syarat satu-satunya yang sudah diberikan,
Hal yang masih dalam pertimbanganku adalah Saat ini usia Ayah sudah cukup lanjut sehingga sudah tidak lagi memenuhi keperluan keluarga seperti waktu usia muda dulu.
Sehingga mau tidak mau akulah yang sedikit banyaknya harus ikut memenuhi kebutuhan keluarga, walau sebenarya tidak sepenuhnya si..Hal ini saya berfikiran harus selalu ikhlas,
karena itu adalah orang tuaku yang pada usia muda dulu telah bekerja sekuat tenaga demi aku dan keluargaku.
hal ini sudah terpikir oleh ku sejak aku berada di bangku SMA,
yang aku tau orang tuaku berpandangan/berfikiran sedikit Kolot tentang kehidupan ini...
Permasalahan lain yang aku rasakan di Keluargaku ini adalah tentang adikku dan suaminya, adikku ini semenjak menikah hidup bersamaku satu rumah, dengan keadaan seperti ini
beban keluarga menjadi lebih besar (sandang dan pangan). Adikku ini salah satu anak yang paling disayang oleh ibu, bukan aku cemburu akan hal itu tapi, memang demikian adanya.
segala hal yang berkaitan dengan adikku ini, pasti ibu akan mengusahakan, membela, dan menutupinya walaupun itu hal yang menyangkut keluarga kecil adikku dan suaminya
Suami adikku ini berprofesi tidak tetap, pekerjaanya masih ruang lingkup kebon dan sawah ayah.. yang tentnya penghasilannya kurang mencukupi keluarga kecilnya.
Penghasilanku sebetulnya tidak begitu besar yang bisa mencukupi sepenuhnya semua kebutuhan keluargaku.
tapi, ya saat ini masih aku utamakan kebutuhan keluargaku ini, dengan prinsip "JANGAN SAMPAI ORANG TUAKU TERLANTAR MENCARI KEHIDUPAN KESANA KEMARI DIUSIA SENJA INI"
AKU SUDAH INGIN MENIKAH, TAPI AKU SELALU BIMBANG, DENGAN KEADAAN SEMUANYA. Aku berpikiran orang tuaku masih takut ketika aku menikah nanti sudah tidak lagi aka mencukupi/ membatu kebutuhan keluarga.
Mereka takut kehidupan diusia senja kurang merasakan kenyamanan (yang ada dibenakku, ini tidak tau benar salahnya)
HAL DIATAS Sering menggangguku dalam menentukan sikap ketika ada seorang wanita yang aku anggap tepat/ sesuai dengan tipeku. ketika aku mau menanyakan Mau/tidak menjadi Istriku ini sering telat, terlambat sehingga
kesempatan yang datang sering aku tidak mengabilnya, kadang aku berfikir BODOHYA AKU wanita secantik, sebaik dia aku tidak mencoba untuk bertanya...
Taurus >< Capricorn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar